Memancing secara luas adalah suatu kegiatan menangkap ikan yang bisa merupakan pekerjaan, hobi, olahraga(outdoor) atau kegiatan di pinggir atau di tengah danau, laut, sungai dan perairan lainnya dengan target seekor ikan. Atau bisa juga sebagai kegiatan menangkap ikan atau hewan air tanpa alat atau dengan menggunakan sebuah alat oleh seorang atau beberapa pemancing.
Namun dalam praktik dan dari hasil buruannya, tidak semua kegiatan memancing ikan selalu membuahkan hasil seekor ikan, memancing ikan dapat juga diartikan tidak saja untuk menangkap ikan namun juga kodok, penyu, ikan, cumi-cumi, gurita, bahkan paus.
Dengan hanya bermodalkan pancing dan umpan, ulur, tarik , dan straike!! ikan pun berhasil didapatkan. Untuk bisa melakukan itu anda perlu mengetahui bagaimana teknik mancing ikan dari teknik yang paling dasar hingga yang paling sulit. Bagaimanakah tekniknya? Baca terus artikel ini sampai selesai.
1. tekning mancing dasaran
Langkah awal untuk belajar memancing anda perlu belajar teknik dasar dalam memancing. Hal ini dikhususkan bagi anda yang memang belum pernah sama sekali memancing. Yang perlu anda lakukan terlebih dahulu adalah mempersiapkan peralatannya yaitu senar, kail, dan umpan.
Tidak perlu menggunakan joran dulu bagi pemula. Teknik mancing ini dilakukan dengan menenggelamkan umpan, ke dasar air dengan menggunakan pemberat (biasanya berupa timah), stopper, dan pelampung. Teknik ini bisa dilakukan dengan beberapa cara pertama yaitu dengan cara merangkai pelampung paling atas sehingga bisa menandai bahwa umpan telah dimakan oleh ikan.
Yang kedua yaitu dengan cara merangkai timah dibagian paling bawah sementara kail dipasang di tengah. Melakukan teknik memancing dasar ini bisa anda lakukan di beberapa tempat diantaranya sungai, danau, Empang, rawa, dan laut.
Tidak perlu menggunakan joran dulu bagi pemula. Teknik mancing ini dilakukan dengan menenggelamkan umpan, ke dasar air dengan menggunakan pemberat (biasanya berupa timah), stopper, dan pelampung. Teknik ini bisa dilakukan dengan beberapa cara pertama yaitu dengan cara merangkai pelampung paling atas sehingga bisa menandai bahwa umpan telah dimakan oleh ikan.
Yang kedua yaitu dengan cara merangkai timah dibagian paling bawah sementara kail dipasang di tengah. Melakukan teknik memancing dasar ini bisa anda lakukan di beberapa tempat diantaranya sungai, danau, Empang, rawa, dan laut.
2. teknik casting
Jika sebelumnya pada teknik mancing dasaran kita tidak perlu dahulu menggunakan joran, maka pada teknik memancing yang satu ini anda memerlukan joran sebagai salah satu peralatan pancing yang digunakan. Teknik ini mengharuskan kita untuk menarik dan mengulur senar sekuat-kuatnya dan terus menerus hingga ikan berhasil berhasil mendapatkan lure. Teknik mancing casting bisa anda lakukan di air yang asin seperti laut ataupun air tawar seperti sungai dan rawa-rawa.
Peralatan pancing berupa joran yang digunakan untuk teknik ini bagusnya lentur dan tidak terlalu kaku. Contohnya joran yang terbuat dari carbon yang panjangnya antara 150-210 cm dengan jangkauan lemparan 20 hingga 30 m. Umpan yang biasa digunakan adalah umpan buatan dengan melempar kail pancing sejauh mungkin dan diikuti menggulung reel dan sedikit dihentakkan pada ujung joran supaya hasilnya lebih maksimal. Teknik ini efektif jika diterapkan di tempat pemancingan yang banyak terdapat ikan predator gabus di air tawar dan ikan kerapu di air asin.
Peralatan pancing berupa joran yang digunakan untuk teknik ini bagusnya lentur dan tidak terlalu kaku. Contohnya joran yang terbuat dari carbon yang panjangnya antara 150-210 cm dengan jangkauan lemparan 20 hingga 30 m. Umpan yang biasa digunakan adalah umpan buatan dengan melempar kail pancing sejauh mungkin dan diikuti menggulung reel dan sedikit dihentakkan pada ujung joran supaya hasilnya lebih maksimal. Teknik ini efektif jika diterapkan di tempat pemancingan yang banyak terdapat ikan predator gabus di air tawar dan ikan kerapu di air asin.
Reviews:
Posting Komentar